I Know You Love Me (YeRi Couple)

Huwaaaaaa akhirnya YeRi after Story bisa author luncurkan…

Atas desakan si Pitul yang terus menerus tanpa henti hahahaha…

Semoga kau tidak kecewa wahai pitapitaloka…

Author POV

“HUWAAAAAAAAAAAA….” Terdengar teriakan dari sebuah kamar di lantai 11 di sebuah apartemen, yang tak lain adalah apartemen namja-namja tampan dari member Super Junior.

“Mwoya??? Kenapa kau berteriak seperti itu Ryeowook-shii?” Sungmin dan Kyuhyun bergegas pergi ke arah sumber suara. Dia melihat Ryeowook terlihat syok, kaku di depan pintu kamarnya.

“Omo… Omo… Hyung… lihatlah.. lihatlah kesana.” Seru Ryeowook panik. Tangannya menunjuk ke arah sebuah sosok yang duduk meringkuk di pojokan kamarnya. Ketiga namja yang berdiri di depan pintu itu melihat aura hitam, seperti aura penderitaan, kegelisahan yang mendalam disekeliling sosok misterius itu.

“Huwaaaaa… Yesung Hyung!!!” Lagi-lagi Ryeowook berteriak panik melihat sosok misterius itu tak lain adalah hyung, sekaligus roommatenya.

“Ya~~ Hyung… apa yang kau lakukan? suram sekali? Wae?” tanya Sungmin perlahan menghampiri sosok itu.

“Huwaaaaa….” kali ini Sungmin yang berteriak. Dia kaget saat menepuk pundak Yesung dan melihat wajah namja itu dari dekat.

“Wajahmu hyung!!! Wajahmu…!” seru Sungmin

“Mwo? ada apa dengan wajahku?” ujar Yesung datar, tanpa ekspresi.

“Wajahmu… wajahmu seperti orang yang baru saja kembali dari neraka…”

“Ne… aku lebih baik tetap di neraka kali ini…” jawab Yesung, masih tanpa emosi.

Omo… apa yang terjadi? Apa kau kehilangan ddangkoma?”

“Andwe… ini jauh lebih buruk… aku kehilangan akal sehatku.”

“Mwo? akal sehat? Bukankah kau sudah kehilangan akal sehat sejak dulu hyung.” Ujar Kyuhyun.

“Aishhhh.. Kyuhyun-ah.. kau tidak boleh berkata seperti itu…” Sungmin menjitak kepala evil mangnaenya itu. Yesung tidak menggubris ejekan dongsaengnya. Dia masih diam, duduk memeluk kakinya.

“Hyung… ceritakan apa yang terjadi…”

Akhirnya kepala Yesung bergerak ke arah ketiga dongsaeng yang terlihat khawatir, tapi tatapannya masih kosong, pikirannya kembali pada memori sehari sebelumnya…

Flashback

Yesung POV

 “Seungri-ya… kenapa kau tiba-tiba datang dengan tampang cemberut seperti itu?”

“Oppa… kenapa kau lakukan ini padaku?Wae… Wae???”

“Mwo? apa maksudmu? Apa lagi kesalahanku sekarang?”

Aku tidak mengerti dengan yeojachinguku ini. Tiba-tiba saja dia datang ke dorm dengan muka ditekuk dan bibir yang bergelombang, pertanda dia akan menangis.

“Aisshhhh… apa kau pura-pura tidak tahu? Semua orang di korea, bahkan di dunia tahu tentang hal ini oppa?” Seru Seungri, suaranya sekarang semakin tinggi.

“Tahu apa jagi? Jangan marah-marah begitu… apa salahku?”

Seungri mengambil sebuah majalah dari dalam tas coklatnya. Dengan kasar dia mengangkat majalah itu tepat di depan mukaku.

“Ya~~ apa ini?” Aku mengambil majalah itu dari tangannya.

“Hahahahahaha… kau marah karena ini?” Aku tidak bisa menahan tawaku saat melihat judul besar yang terpampang di majalah itu “Type Idealku dari dulu hingga sekarang adalah Moon Geun Young”.

“Mwo? Marah? Tentu saja aku marah! Kenapa harus dia?” Ujar Seungri menunjuk foto seorang artis wanita cantik yang disandingkan dengan fotoku.

“Kenapa kau begitu mudah cemburu jagi? Kau tahu kan cintaku hanya untukmu?” Aku mengusap kepala yeoja yang kusayang itu dan mendekatkan wajahku ke wajahnya. Aku bisa melihat dengan jelas matanya yang merah. Tanganku turun kebawah, mengusap pipinya yang chubby.

“Aigoooo… apa kau menangis lagi?”lanjutku

“Ya~~ bagaimana aku tidak cemburu… bagaimana aku tidak menangis… setiap hari berita yang ku dengar adalah tentang hal yang menyebalkan seperti ini.” Lagi-lagi bibir kecilnya itu membentuk gelombang seperti tokoh-tokoh lucu di komik. Aku berusaha agar tidak tertawa. Aku sudah biasa melihatnya seperti itu.

“Mianhae… Mianhae… itu resiko dari pekerjaanku jagi… Hmm… Baiklah… apa yang harus kulakukan agar bisa membuatmu tertawa lagi? Apa kau ingin kubelikan ice cream kesukaanmu?”

“Andwe… aku tidak ingin ice cream. Aku sedikit flu.”

“Andwe? Baiklah.. apa kau ingin boneka? Tadi ada fans yang memberiku boneka kura-kura lucu.”

“Andwe… boneka itu dari fans untukmu, bukan untukku.” Jawab Seungri ketus.

“Ne… ne… apa kau ingin memberi makan ddangkoma?” tanyaku lagi. Aku masih memegang pipi chubbynya.

“Andwe… kelihatannya dia tidak suka padaku… berkali-kali dia menggigitku.”

“Aigoooo… aku menyerah Seungri-ya… apa yang kau inginkan dariku?”

“Aku ingin dirimu?” Seungri menatapku dengan tatapan tegas.

“Mwo? Aku? Bukankah aku memang sudah menjadi milikmu?” Walaupun sudah 1 tahun aku bersamanya, terkadang aku tidak bisa mengerti jalan pikirannya. Dan itu membuatku gila.

“Maksudku… aku ingin dirimu sepenuhnya.”

“Ya~~ kau semakin membuatku bingung Seungri-ya.”

“Aku ingin kau meresmikan hubungan kita di depan publik!”

“MWOOOOO????”

Flashback end

Author POV

“Mwooooo!!! Di depan publik?????” Seru Sungmin, Ryewook, dan Kyuhyun bersamaan setelah mendengar cerita Yesung.

“Ne… di depan publik.” Ujar Yesung menegaskan pernyataan ketiga namja yang duduk didepannya.

“Aigoo… Aigoo.. Aigoo… Seungri-shii sungguh wanita yang mengejutkan. Aku tidak pernah berpikir dia akan melakukan hal seekstrim itu.” Ryewook menepuk-nepuk dahinya berkali-kali mencoba mencerna perkataan Yesung.

“Seungri-shii sungguh daebak… Keren sekali…” sambung Kyuhyun cuek, lagi-lagi dia menyunggingkan senyum evilnya.

“Lalu apa yang akan kau lakukan hyung? Apa kau benar-benar akan menuruti permintaannya?” tanya Sungmin penasaran.

“Kau bisa meniru cara Shindong untuk mempublikasikan hubungannya dengan Nari.” Usul Kyuhun.

“Mollayo… seharian aku mencoba berpikir… tapi semakin lama aku berpikir, semakin buntu aku jadinya… Aishhhhh Seungri-yaaaa… apa kau ingin membunuhku!!!” Seru Yesung sambil mengacak-acak rambutnya yang memang sudah berantakan.

“Apa kau tidak mencoba membicarakan hal itu lagi dengannya hyung?”

“Tentu aku sudah melakukannya… aku sudah membujuknya berkali-kali. Tapi dia tetap tidak mau. Bahkan sekarang aku tidak bisa menghubunginya.” Jawab Yesung

“Tuuut… Tuuut… Tuuut…”

“Lihatlah… Dia mereject panggilanku!” lanjut Yesung semakin gelisah saat dia mencoba menghubungi yeojachingunya lagi.

Seungri POV

Di saat yang sama di Sanggar Bobo,

“Dretttt… Dretttt… Drettt.” BlackBerry onyx berwarna putih yang tergeltak di atas meja berbunyi berkali-kali. Contact “Sungie My baby” muncul di layar Bbnya itu.

“Seungri-ya… kenapa dari tadi kau tidak mengangkat telponmu? Bukankah itu dari Yesung Oppa?” tanya Shinhae yang heran melihat Seungri berkali-kali menekan tombol reject dari Bbnya itu.

“Apa kalian bertengkar lagi?” lanjut Shinhae

“Ne… dia yang memulainya.” Jawab Seungri cemberut.

“Mwo? Jinjja? Jangan-jangan kau merasa cemburu lagi?”

“Shinhae-ya… bagaimana aku tidak cemburu… Dimana-mana aku melihat dan mendengar berita kalau Yesung Oppa menyukai Moon Geun Young. Bahkan ELFpun mendukungnya!!!” Ujar Seungri menggebu-gebu yang membuat wajahnya berubah merah seketika.

“Aishhhh… sudah kuduga karena hal itu… sudahlah… kau kan tahu pekerjaannya sebagai idola mengharuskannya seperti itu. Wajar saja seorang idola memuji bahkan mengagumi idola lain.” Kata Shinhae berusaha bijak.

“Aku tahu hal itu… tapi.. tapi… aku merasa aku tidak bisa memiliki Oppa sepenuhnya. Seakan-akan dia adalah milik bersama… dan aku tidak suka itu. Aku hanya ingin Yesung Oppa hanya melihatku!”

“Hahahaha… lalu apa yang akan kau lakukan?”

“Aku… aku menyuruhnya untuk meresmikan hubungan kami di depan publik.” Ujar Seungri dengan tegas.

“MWOOO???? Jinjja??? Seungri-yaaa kau keterlaluan. Itu bisa menghancurkan karirnya.” Wajah Shinhae seketika berubah tegang mendengar pernyataan chingunya itu.

“Aku ingin tahu seberapa besar cintanya padaku…!”

Seminggu sudah aku dan Oppa tidak saling bertemu, bahkan bicara lewat telpon pun tidak. Aku masih marah padanya, tapi setidaknya hatiku akan sedikit luluh kalau dia berusaha menghubungiku lagi. Tapi nyatanya tidak. Sekarang kami seperti sedang mengadakan perang dingin…

“Aishhhh… Oppa… kemana saja kau ini! Apa sekarang kau yang marah padaku!” Aku mengumpat dalam hati. Aku gengsi ingin menghubunginya duluan.

Aku merebahkan tubuhku ini ke sofa coklat bercorak bunga-bunga dalam apartemen kecilku. Aku menengok kanan kiri mencari remote TV. Aku menghidupkan TV Samsungku dan…

“Omo… Omo… lihatlah kau ini masih di Korea! Kenapa tidak menghubungiku!!!” Seruku saat melihat Yesung Oppa ada di TV dalam acara reality show yang ditayangkan secara Live.

“Ya~~ Ya~~~ bukankah itu… Aishhhh kenapa ada wanita itu!!!” Aku berdiri seketika dari sofaku. Kemarahanku kembali memuncak melihat aktris wanita yang selama ini membuatku cemburu sama-sama berada dalam acara itu.

“Yesung-shii… anda kelihatan kaget sekali melihat Geun Yeoung-shii ada di sini.” Ujar salah satu MC berkacamata.

“Hahahaha… tentu saja saya terkejut, Geun Yeoung-shii adalah idolaku.” Jawab Yesung tanpa malu-malu.

“Ne… Yesung hyung adalah fans berat Geun Yeoung…” sambung Eunhyuk.

“Picture di Hpna dipenuhi oleh foto-foto Geun Yeong…” timpal Kyuhyun

“Andweee…!” seru Yesung berusaha membantah, membuat yeoja yang sedang mereka bicarakan itu tertawa kecil.

“Moon geun Yeong-shii bagaimana perasaan anda menjadi idola oleh seorang namja tampan ini?” tanya MC dengan ekspresi wajah terlihat penasaran

“Ne.. saya sangat tersanjung. Yesung oppa adalah seorang penyanyi yang hebat. Itu membuat saya senang…” jawab Geun Yeoung malu-malu.

“Huwaaaa Oppa… neomu kyeoptaaaa..” Serempak anggota Super Junior tertawa-tawa menggoda Yesung.

“Prakkkk…” Remote yang kulempar menghantam vas bunga di meja, dan mendarat mulus di lantai dalam keadaan tercerai berai.

 “Ya~~ Oppa… apa kau benar-benar ingin mati!” Umpatku.

Aku segera mencari nama “Seungie My baby” dalam contact list di Bbku. Aku tidak peduli lagi. Aku akan menghubunginya…

“Yeobboseo… Sungrie-ya ?”

“Ne… Sungmin oppa?” aku heran yang menjawab telponnya bukan namja yang aku harapkan.

“Ne… minahae.. Yesung hyung sedang tidak bisa mengangkat telponnya. Ada yang ingin kau katakan padanya?”

“Ahh ani… aniya… aku akan menghubunginya lagi nanti… Anyyeong.”

Aku menutup telphoneku masih dengan perasaan kesal. Begitu banyak pikiran negatif yang berputar-putar di otakku ini.

Yesung POV

“Hyung… kau tidak mengangkat telponmu?” Ujar Sungmin yang melihat samsung galaxyku terus berbunyi.

“Ani…”

“Mwo? bukankah itu dari Seungri-shii?”

“Sungmin-ah… tolong bilang padanya aku sedang tidak bisa mengangkat telphone.” Aku menyerahkan smartphoneku itu pada Sungmin.

“Wae hyung? Jangan-jangan kalian belum berhubungan sejak saat itu?” tanya Sungmin setelah menerima telpon dari yeojachinguku itu.

“Ne… aku tidak menghubunginya lagi. Dan sekarang dia pasti marah-marah melihat acara tadi. Aku masih pusing memikirkannya.”

“Aigooooo…. kasihan Seungri… dia pasti berpikiran yang tidak-tidak. Sebaiknya kau menemuinya sekarang.” Saran Sungmin

“Aniya… Aku ingin dia meredakan kecemburuan yang berlebihan itu.”

“Aisssshhhh… Seungri-ya…!!!” Lanjutku menghela nafas panjang.

Author POV

Wajah Seungri terlihat mendung dan murung selama berhari-hari. Keadaan hati Seungri sama seperti kamar apartemennya, berantakan seperti kapal pecah. Kamarnya gelap, hanya ada cahaya yang berasal dari layar laptop yang kini tengah di otak atik Seungri.

“Oppa… Oppa… Oppa… kau benar-benar tidak memperdulikanku kali ini…” Seungri bicara sendiri dan menatap foto-fotonya bersama Seungri…

“Hufff…. Jeongmal bogoshipo… aku ingin menjitak kepala besarmu itu oppa!”

“Tapi… aku tidak mau menemuinya. Dia telah menolak telponku kemarin. Aishhhh… Lama-lama aku akan mencari idola lain yang mau berkorban untukku oppa!” lanjut Seungri masih bicara sendiri. Sekarang dia mencakar-cakar foto namja yang tersenyum di depan kamera.

Disaat yang sama, di kamar dorm Super Junior lantai 11,

“Seungri-ya… bagaimana kau bisa menjadi yeoja yang sangat keras kepala!!! Pantas saja kepalamu itu besar! Apa semua itu berisi batu!!!” Umpat Yesung melihat foto-foto yeojachingunya di layar Samsung Galaxy.

“Aku tidak akan menghubungimu sebelum kau yang melakukannya lebih dulu!” lanjut Yesung menunjuk-nunjuk layar Samsung Galaxynya itu.

Seungri POV

“Dreettt… Drettt..” Onyxku bergetar di dalam tasku

“Yeobboseo… Ahhh… Jandi eonnie? Waegurae?” jawabku

“Mwo? Sekarang? Tapi… Tapi…”

“Arraseo.. aku akan segera kesana.” Aku mengakhiri pembicaraanku.

Jandi eonnie yang menelponku tadi meminta bantuanku untuk merias Super Junior di acara talk show sekarang. Katanya Byul eonnie tiba-tiba tidak bisa datang jadi mereka kekurangan orang.

“Aisssshhhh… pasti ada namja itu disana! Eottokae!!!” Aku menggigit bibirku, tak tahan membayangkan bertemu namja kepala besar itu.

Yesung POV

            “Yesung-shii… jebal kau ke ruang make up. Semua sudah ada disana.” Seru leeteuk hyung saat melihatku baru datang ke lokasi talk show.

“Ne… mianhae… tadi jalanan sedikit macet.” Jawabku

Aku berjalan ke lorong tempat ruang make up. Samar-samar aku mendengar suara tawa dari dalam ruang make up. Hatiku berdegub. Aku kenal betul suara tawa itu.

“Seungri-ya?” Ujarku lirih saat melihat seorang yeoja yang tertawa girang ditengah kegiatannya merias Sungmin.

“Ahhh Hyung… kau sudah datang?” Sungmin menoleh melihat kedatanganku. Namun Yeoja itu tetap fokus merias wajah Sungmin tanpa menoleh sedikitpun padaku.

“Aigooo… dia masih marah. Cuek sekali dia!” kataku dalam hati.

Aku pun berjalan melewatinya tanpa menoleh dan langsung duduk di kursi rias. Aku merogoh headset dalam tasku, menancapkannya pada samsung galaxy dan memutar playlist didalamnya. Aku berusaha mengalihkan rasa kesalku padanya.

Seungri POV

“Omo… Omo… dia tidak menghiraukanku! Ya~~ Oppa! Kenapa jadi kau yang marah!!!” umpatku dalam hati saat melihat namja yang kucintai itu lewat dihadapanku tanpa sedikitpun menoleh.

“Kalian masih bertengkar?” tanya Sungmin oppa membuyarkan lamunanku

“Ahhh… mollayo.” Jawabku tersenyum kecut.

“Aigoooo… sudahlah… berbaikanlah kalian.”

“Andweee… kau lihat sendiri kan Oppa, dia tidak melirikku sedikitpun tadi.”

“Ya~~~ kalian ini seperti anak kecil… Kau tahu Yesung hyung sering uring-uring sekarang. Auranya semakin lama semakin hitam. Bahkan Ryeowook harus susah payah mengurus ddangkoma sekarang, menggantikan Yesung Hyung.”

“Jinjja? Hajiman… dia tidak menghubungiku oppa. Dia juga menolak menjawab telponku waktu itu.”

“Dia gengsi melakukannya. Kau tahu kan kepala besarnya itu penuh dengan pikiran untuk bersikap cool…” Jawab Sungmin tertawa. Aku pun ikut tertawa.

Yesung POV

   “Aishhhh… mereka tertawa bersama lagi!!! Ya~~ apa yang sedang mereka bicarakan!!!” Aku tidak berkonsentrasi mendengarkan mp3 dalam playlistku. Aku melihat Sungmin dan Seungri tertawa senang dari pantulan kaca di depanku. Dan itu membuatku semakin kesal.

“Kau benar-benar menguji kesabaranku Seungri-ya!!!” umpatku dalam hati.

“Hyung… kau sama sekali tidak menyapa Seungri-shii… lihatlah dia pulang sendirian.” Ujar Sungmin seusai Talk Show.

“Aniyaa… kelihatannya dia tidak mengharapkanku untuk mengantarnya.”

“Aishhhh… Ya~ hyung… kalian harus menghentikan perang dingin kalian itu!”

“Seungri terlihat menikmati perang ini.”

“Sok tahu kau Hyung… Dari tadi matanya melirikmu terus. Kau pasti tidak tahu! Dia berharap kau menghubunginya hyung!” ujar Sungmin menggebu-gebu.

“Jinjja?”

“Ne… untuk apa aku berbohong  padamu.”

“Jebal.. susul dia. Katanya dia mau ke Sanggar dulu sebelum pulang.”

Aku sedikit bimbang untuk mengejarnya.

“Gurae… aku pergi sekarang.” Aku membereskan isi tasku dan berlari ke basement tempat Renaultku berada.

Aku memakirkan mobilku di tempat biasa. Aku melihat cahaya lampu di dalam Sanggar. Ya, Seungri pasti ada di dalam…

Aku melihat sosoknya sedang meregangkan tubuh. Aku sungguh merindukan sosoknya yang sedang menari. Aku baru sadar sudah lama aku tidak ke sini. Alunan musik mulai mengalun lembut. Aku bersender dipintu melihatnya perlahan menggerakkan tubuhnya mengikuti irama. Seperti biasa, dia terlalu fokus setiap menari, hingga dia tak sadar aku menatapnya.

“AIGOOOO….” Seungri kaget saat akhirnya dia melihatku.

“Annyeong…” sapaku

“Apa yang kau lakukan disini?” ujarnya ketus.

“Ya~~~ kau masih marah? Galak sekali kau ini!”

“Ne… aku masih marah. Aku marah karena kau tidak memperdulikanku lagi oppa.”

“Mwo? Kau yang melakukannya lebih dulu.”

“Terserah kau saja oppa… aku tidak peduli… kau tidak mencintaku.” Seungri memalingkan mukanya.

“Mwo? Wae!”

“Kau masih tidak mau memperkenalkanku ke publik. Dan kau masih saja menyanjung-nyanjung yeoja idolamu itu!”

“Aishhhh… kau masih memikirkan hal itu? Seungri-ya… mengertilah.. aku tidak bisa melakukannya.”

“Wae… kau takut karirmu akan jatuh? Kau takut seluruh fansmu pergi? Kau takut kau tidak bisa lagi memuji-muji Geun Yeong?”

“SEUNGRI-YA!!!” Aku membentaknya.

Seungri POV

Aku syok melihat namja di depanku ini terlihat marah. Aku belum pernah melihatnya membentakku seperti itu. Aku takut.

“Aku tidak tahan lagi menghadapi kecemburuanmu yang berlebihan itu!!! Apa kau tidak mengerti sedikitpun!!!” Seru namja itu keras. Aku hanya bisa terdiam.

“Gurae… kau tidak akan mengerti.” Lanjutnya.

“Lebih baik kau yang menyimpan ini.” Namja yang kucintai itu melemparkan jaket coklatnya ke hadapanku dan berbalik pergi.

Suaraku tiba-tiba hilang. Badanku menjadi kaku seketika. Aku tidak bisa melangkahkan kakiku untuk mengerjarnya.

“Oppa…” ujarku lirih dan memeluk jaket yang dia lemparkan.

Pikiranku benar-benar kacau seminggu ini. Ada rasa menyesal dalam hatiku bila teringat kejadian malam itu. Tapi aku juga kesal melihatnya marah.

“Seungri-ya… ada telpon untukmu…” Ujar Shinhae menyerahkan handphonenya padaku.

“Mwo? Aku?” Aku heran. Aku lupa kalau onyxku sedang mati.

“Nugu?” tanyaku pada Shinhae. Dia menggelengkan kepala.

“Yeobboseo…” sapaku

“Aku akan melakukannya saat confrensi pers 1 jam lagi.” Ujar si penelpon.

“Oppa?” Aku kaget mendengar suaranya.

Sebelum aku bisa bertanya lebih lanjut, namja itu menutup telponya.

“Wae? Apa itu dari Yesung oppa? Apa yang dia katakan?” tanya Shinhae

“Dia bilang akan melakukannya saat confrensi pers 1 jam lagi.” Ujarku menirukan kata-kata Yesung tadi.

“MWO??? Jinjja!!! Jebal.. kau harus menghentikannya. Kau akan menyesal nanti!” Desak Shinhae kebingungan

“Mwo? Memangnya dia akan melakukan apa?”

“Aishhhhh.. babo!!! Dia akan mengabulkan permintaanmu! Dia akan bicara ke publik bahwa dia punya yeojachingu! Baboya!!!”

“Omo… Jinjja! Dia akan melakukannya!!! Jadi dia akan membuktikan cintanya padaku Shinhae-ya!” Seruku girang.

“Oppa… aku tahu akhirnya kau akan melakukannya.” Ujarku dalam hati

Aku berjalan masuk ke kamarku. Aku melihat jaket coklat kesayanganku itu tergeletak di lantai.

“Plukkkk…” Sesuatu terjatuh dari kantung jaket itu.

“Mwo????” Aku syok saat memungut benda kecil itu. Benda itu berkilau. Ada batu kecil berwarna putih bertengger disitu. Bentuknya bulat sempurna. Aku ingat benda ini… Ini adalah benda yang sangat aku harapkan beberapa tahun yang lalu, tahun dimana aku masih menjadi fans biasa, bukan special fans seperti sekarang.

Flasback

“Kyaakkkk oppa…!!!” aku berteriak melihat namja idolaku itu di TV.

“Yesung-shii… apa menjadi penyanyi adalah impianmu dari dulu?” tanya MC acara itu.

“Ne… tentu saja… Mimpiku adalah bisa berdiri di atas panggung dan bernyanyi untuk orang-orangku tersayang.”

“Ahhhhh… sungguh mimpi yang indah.. Dan sekarang kau sudah berhasil mewujudkannya.. Chukae Yesung-shii…”

“Hahahaha… ne… ini semua berkat Ommaku… Yeoja yang sangat ku sayangi.”

“Gurae… hajiman.. apakah ada mimpi lain yang belum terwujud?”

“Hmmm… ne… mimpiku untuk menemukan yeoja yang akan menemaniku seumur hidup belum terwujud.” Ujar Yesung mantab.

“Huwaaaa kau sungguh berani Yesung-shii… Lalu apa yang akan kau lakukan bila menemukan yeoja itu?” tanya MC semakin tertarik.

“Aku… Aku akan memberikan cincin ini padanya. Itu adalah bukti cintaku padanya.” Yesung terlihat malu-malu mengatakannya. Dia menunjukkan sebuah cincin berkilau berhiasa batu putih kecil.

“Kau sungguh romantis Yesung-shii… Semoga kau segera menemukan yeoja beruntung itu.”

Aku masih menatap layar TVku. Pandanganku tidak bisa teralihkan dari namja kepala besar itu…

“Oppa… kau sungguh romantis… aku harap aku adalah yeoja beruntung itu. Yeoja yang bisa mendapatkan cincin cantik itu.” Ujarku dalam hati.

Flashback End

Aku terduduk di lantai, masih menggenggam cincin yang selama ini aku harapkan.

“Oppa… apa cincin ini benar-benar untukku?” ujarku lirih

Rasanya ada petir yang menyabar otakku. Aku baru sadar selama ini aku sungguh egois. Aku telah mengecewakannya.

Aku bergegas memakai jaket coklat itu dan mencari kunci mobilku. Aku berlari ke arah mobilku. Aku melihat jam yang bertengger di tanganku.

“Masih ada waktu.”

Aku menginjak pedal gas dan meluncur dengan kecepatan tinggi. Aku harus mencegahnya melakukan itu. Aku memang bodoh. Aku memang egois. Aku akan menghancurkan impiannya sebagai penyanyi demi membuktikan cintanya padaku.

“Seungri-ya… bagaimana kau bisa sebabo ini!” Aku menjedotkan kepala ke stir mobil.

“Aishhhh… kenapa jalan ini jadi macet!!! Aku bersungut-sungut melihat kendaraan didepanku tidak bergerak.

Aku mencari Onyxku, berharap Yesung menjawab telponku agar aku bisa menghentikannya. Tapi nihil, handphonenya mati. Aku mencoba menghubungi member Suju yang lain, tapi hasilnya sama saja.

“Ya~~~ cepatlah jalan!!!” Berkali-kali membunyikan klakson, tapi mobil didepan dan disampingku sama sekali tidak bergerak. Akhirnya aku memarkirkan mobilku dipinggir jalan dan bergegas turun. Aku berlari ke sebuah supermarket. Kebetulan chinguku berkerja disana.

“Jungmin-shii… boleh aku meminjam skutermu? Aku ada urusan penting…. Kumohon.”

“Ne… Ne… pakailah… tapi kau harus hati-hati.”

Aku segera memakai helm dan menyalakan skuter hitam milik chinguku itu. Aku melaju melewati mobil-mobil yang bergerak seperti siput. Berkali-kali aku hampir jatuh, aku memang sedikit kikuk jika naik skuter. Aku melirik jam ditanganku, confrensi pers pasti sedang berlangsung. Aku memutar gas skuter lebih kencang.

Aku berlari memasuki gedung tempat confrensi pers berlangsung.

“Aishhhh… kenapa selalu begini!!! Aku memang tidak berjodoh dengan lift!” Aku mengumpat saat melihat tulisan “Rusak” di depan lift gedung itu. Terpaksa aku ke tangga darurat.

Aku melihat begitu banyak wartawan dan ELF memenuhi ruang confrensi pers itu. Telingaku hampir pecah mendengar teriakan-teriakn para ELF.

“Aigoooo… bagaimana aku bisa menghentikan ini semua. Aku bahkan tidak bisa melihat Oppa!!!” Aku berdesar-desakan mencoba menerobos kumpulan ELF.

Aku melompat-lompat berusaha melihat namja-namja tampan di depan. Aku bisa melihat kepala Yesung. Aku bisa melihat wajahnya. Dia terlihat diam, seperti sedang berpikir.

“Oppa… kumohon jangan lakukan itu… Mianhae…!!!’ Ujarku berharap dia bisa mendengarnya di tengah pekikan yeoja-yeoja ini.

“Baikalah… apa ada yang ingin kalian tambahkan?” Ujar MC mengarahkan pandangannya pada setiap member. Sebelum MC itu melanjutkan kata-katanya, Yesung berdiri..

“Aku ingin menyampaikan sesuatu.” Ujar Yesung lantang. Tak hanya wartawan dan elf yang kaget, member Super Juniorpun terlihat kaget.

“Hyung…” ujar Sungmin tahu maksud pembicaraan Yesung.

Hatiku berdegub kencang… Aku ingin punya sayap, agar aku bisa terbang ke arahnya dan bilang bahwa dia tidak perlu melakukannya… Aku telah yakin kau hanya mencintaiku oppa…

“Apa yang ingin kau sampaikan Yesung-shii?” tanya MC penasaran.

“Aku ingin memberi pengumuman penting. Ini menyangkut hidupku.” Jawab Yesung. Matanya terlihat tajam dan fokus.

Pikiranku benar-benar kacau. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku mengedarkan pandangan, berharap ada sesuatu yang bisa aku gunakan. Pandanganku berhenti pada susunan kardus besar di pojok ruangan. Aku berusaha menerobos keramaian menuju tumpukan kardus itu.

“Oppa pasti bisa melihatku dari atas sini.” Pikirku.

Yesung POV

Aku mengedarkan pandanganku ke seluruh ruangan konfrensi pers. Aku bisa melihat seluruh wartawan dan ELF di depanku. Aku bisa merasakan tatapan yang berkata “jangan lakukan” dari member yang lain. Tapi aku harus melakukannya. Hanya ini satu-satunya cara agar Seungri percaya padaku.

“Aku ingin mengatakan bahwa sekarang aku mempunyai…” Belum sempat aku melanjutkan pengakuanku, aku mendengar suara teriakan yeoja memanggil namaku.

“SUNGIE OPPA!!!!!”

Aku melihatnya… aku melihat yeoja yang membuatku gila akhir-akhir ini, kini berdiri di atas tumpukan kardus. Wajahnya merah karena berteriak sekuat tenaga. Aku melihat semua mata yang tadinya fokus padaku kini beralih pada Seungri…

“SARANGHAE OPPA!!! AKU FANS YANG AKAN MENCINTAIMU SELAMANYA!!! AKU FANS YANG TIDAK AKAN MERAGUKAN CINTAMU PADAKU, PADA ELF!!!”

Teriakan Seungri itu membuat gempar seluruh ruangan. Para ELF kembali bersorak heboh, mungkin mereka mengira Seungri adalah ELF gila. Aku tersenyum melihatnya. Dia mamakai jaketku…

“Apa dia menemukan benda itu?” tanyaku dalam hati

Pertanyaanku terjawab saat melihat Seungri melambaikan tangannya dan menunjuk ke jari tengahnya. Aku tidak bisa melihat dengan jelas karena jarakku dan dia cukup jauh. Tapi aku mengerti apa yang dia maksudkan.

“Jadi apa yang ingin kau katakan?” Tanya MC membuatku tersadar aku masih ditengah confrensi pers.

“Ahhh ne… ne… akau hanya ingin bilang… Aku mempunyai fans yang luar biasa… Aku sangat bahagisa karenanya… Gomawoe….” Aku membungkukkan badanku dan disambut tepuk tangan yang meriah dari ELF yang ada.

“Hampir saja kau membuat kekacauan Hyung… Seungri-shii sungguh daebak! Dia datang disaat yang tepat…” Bisik Sungmin saat aku sudah kembali duduk.

“Ne… aku juga kaget melihatnya di situ…Aku sangat lega.”

Author POV

            Terlihat seorang namja dan yeoja duduk di sofa panjang di depan TV. Namja itu membelai lembut rambut panjang yeoja yang sekarang tertidur dipangkuannya.

“Seungri-ya… aku benar-benar tidak pernah bisa mengerti pikiranmu. Kau selalu membuatku kaget dengan kelakuanmu yang selalu di luar dugaan.” Ujar namja itu lirih.

“Hmm… aku memang yeoja yang penuh kejutan. Yang penting aku mencintaimu oppa…” Yeoja itu tersenyum, tapi matanya masih tertutup.

“Ne… Ne… terserah kau saja… tapi kau harus berhenti membuat jantungku copot. Apa kau ini tidak takut saat berdiri di atas kardus waktu itu! Kau bisa jatuh dan kakimu patah lagi!”

“Hahahaha… aku ini kan wonder woman.. memanjat itu hal yang kecil bagiku.”

“Aishhhhh dasar keras kepala… Tapi kau tiba-tiba berubah pikiran. Wae?”

Yeoja itu menegakkan badannya perlahan dan duduk menghadap namja yang dia cintai itu.

“Karena aku baru sadar aku ini babo. Aku baru sadar bahwa permintaanku itu bisa membuat impianmu itu hancur. Aku tidak mau melihat namjaku terluka karena diriku.”

“Omo… gomawoe jagi…” Aku mengacak-acak rambutnya lembut.

“Jadi cincin ini untukku oppa?” tanya Seungri menunjukkan benda bulat berkilau yang kini melingkar manis di jari tengahnya.

“Ne… ini adalah pemberian ommaku… Dan ini hanya aku berikan pada yeoja yang aku cintai.”

Yesung memegang jari Seungri dan mengecupnya.

“Apa ini cukup sebagai bukti cintaku?” tanyanya

“Ne… ini lebih dari cukup. Cincin ini sudah tidak bisa aku lepaskan. Jadi kau juga tidak bisa melepaskan cintamu padaku.”

“Hahahaha… arraseo.. aku pasti sanggup terkekang dalam penjara cintamu itu.” Yesung terkekeh.

“Mwo? Penjara? Ya~~ oppa! Carilah kata-kata romantis yang lain.” Seungri protes.

“Aigooo aku tidak punya kata-kata lain. Lebih baik aku memberimu ini.” Yesung mencium Seungri dengan lembut. Seungri membalas ciumannya dan merangkulkan lengannya ke leher Yesung.

“Saranghae Seungri-ya…” Ujar Yesung dalam hati.

“Nado saranghae oppa…” jawab Seungri seakaan-akan tahu apa yang dipikirkan Namja yang sekarang memeluknya erat itu.

 

Author Berharap YeRi Couple langgeng hehehehe…
Advertisements

17 thoughts on “I Know You Love Me (YeRi Couple)

  1. kyaaaa dirimu bwd 2 ff dalam sehari ???
    lancaar skali imajinasimu . .

    waaaaaa lagi2 ayee trkagum2 dgn ff-mu, dpeet bgd maslahnya dpet jg romance-nya..

    KEPROK-KEPROK 🙂

    kan udaa ku bilang, aku ga bisa komen apa2 lagi, khabisan kata2 .
    pkoknya daebak deehh !!!!

    amiinnn smogaa yeri couple langgeng,,
    dan cepet nikah dan punya anak.

    oiiaa ddangkoma itu uda gada lgi loh, kan uda di donasiin ama yesung.
    makanya yesung pnya pliharaan bru lgi sbgai gantinya .

  2. Hahaha g koq… sebenernya masing2 ru 50% jadi, td baru diterusin hehehe.. lagian mumpung author g da kerjaan (sama sekali lho…)

    Gomawoe… Gomawoe Kyuna…
    aku juga ajarin yg angst donk… pengen bisa bikin para readers nangis sesenggukkan kyk FFmu… :i:

    Tu ceritana ddangkoma msh ada. Tu ddangkoma didonasiin kan krn disuruh Seungri wkwkwkwkwk…

    Jeongmal Gomawoe kyuna dah mau mampir…
    Kyakkkkk seneng bgt rasanya… :j:

  3. buahahhahahha..bisa bayangin kebaboan si seungri wkwkkwkwkkw,seungri beud ntu gengsian kabeh hahah

    keren sumpah yahud beud kek sinetron sudah
    iihhiii romantiss
    aku suka teriakan seungri
    bermakna beuud
    wkwkkwk

    lanjutkan thor..buadlah haneun couple sekali2 #ngiri #gakmaukalah
    wkwkkwkwkwk

  4. Iyahhh ketauan deh Author penggemar sinetron…
    Author emang suka bgt tu ntn si Doel, Islam KTP, Kiamat sudah dekat..
    author terinspirasi dari sinetron2 itu
    *Hah sumpe lho????

    Maksih soss.. Muachhhhh…
    Seneng rasanya ada yg suka FF author *terbang ke langit ke 7*

    Y ntr bikinin Hae couple dl, baru ntr author cb bikin haneun couple #plakkkk g mau kalah

  5. Tuh kan Tuh kan tuh Kan Tuh kan
    apa gua bilang
    ini author saruu..ahahahhahaa..
    bikin adegan romantisnya ttu lo..
    bikin merinding…
    bikin gag tahann…
    hahhahahha..
    gag langsung ciumm gt yaa..
    tapi pake adegan mau ciumnya…
    ahahhahahha

    “Aigooo aku tidak punya kata-kata lain. Lebih baik aku memberimu ini.” Yesung mencium Seungri dengan lembut. Seungri membalas ciumannya dan merangkulkan lengannya ke leher Yesung.
    “Saranghae Seungri-ya…” Ujar Yesung dalam hati.
    “Nado saranghae oppa…” jawab Seungri seakaan-akan tahu apa yang dipikirkan Namja yang sekarang memeluknya erat itu.

    tapi..
    setelah dipikir2..
    yang saru yg nulis apa yg baca ya :p

    eh tapi y thor..
    ni crtnyaa..
    eikee bangettttttttttttttttttttttttt
    kl lagiii brantem sm si aii
    ahahahhaha..
    pass bangettttt…
    itu aku bangettt T.T
    *nyindir critane ki
    wah author ngejak gelut oq py

    eh btw..si yesungg dodol bgt sih..
    mau2nya gt..
    masih ada cewek lainnn..
    ko mau pertahanin sungrie..
    dasar yesung dodol..
    odonggg..oonnn…hahhaha
    yesung2…

    tapi wktu adegann yesung di reality show
    sm ad si mun2
    SUMPAH!!!AQ KEBAWA EMOSI
    beteee ahhh!!
    yesungg ihhh…
    temen2 ny juga
    kog kayanya ngedukung gt sm si mun2..
    T.T T.T T.T T.T

    tapiii bagussss thor crtnyaaa….
    keren yakkk…
    btw kynya si author lebih mendalami bikin hae couple deh
    ahahahahha…

    amin2…
    makasih doanya yy teman2….
    semoga aq sm sungie bisa langgengg..
    aminnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn…
    *ngarep tingkat akut -_-“

    Makasih syggg..
    udh dbikininnn..
    sukaaaaaaaaaaaaaa sukaaa sukaaaa 😀
    lagii dongg..
    ahahahha..
    ehh so sweettt..
    mana *nagih
    ahahahhahahha

  6. nah kan jelas itu yg baca yg saruuuuu… *lempar tasbih

    Y jelas lah author lebih mendalami Hae couple.. secara gethoooo *kibas rambut

    Yahhh syukur deh kmu suka pit…
    Maaf bila selama ini author menyinggung dirimu..
    Krn apa yg author tulis adlh stlh terjun langsung ke lapangan dan mengamati langsung tingkah laku Seungri a.k.a Ririn Dyah Pitaloka

    Lha kan tu Yesung dah dikasih aji2 dari dukun Jepara to… makane lengketttt bgt.. pdhl bnyk yeoja2 cantik diluar sana *dicekek Seungri

    hadehhh ni author lom bikinin pny ebong m melow..
    Antri yak hahaha *sok laris bgt ni autho #plakkkk

  7. authore nggayaaaaa…
    *lemparr jumrahhhh

    weikss…ni kutu,ulet bulu,yuyu,kluar smuaaa thor..
    wes stop ngibas rambutee
    hahhahahah

    hahhahaa..
    aseemmmm oq..
    wkwkwkw..
    wah aku bgt itu
    tapii kereennnn
    tapi ni qm salah oq thor
    hrusnyaaa yg d launching in satu2
    aq td gtw malah teri dh kluar
    jadi emosi msh kebawa yg hae couple
    SUMPAHH KEREN ABIS
    ya iya nyritakno awake dewe -_-“

    iyaa dong
    jangankan yesung
    irwan aja klepek2..
    apalagi yesung
    kejet2 dy sm aq
    hahhahahahhahah

  8. Amin bisa lempar jumroh.. yes yes

    Hey gini2 rambut author sehalus sutraaaa…
    Mn ada tu ulat, kutu dkkk…. kepleset mereka…

    Hahahaha… lha td g niat sama sekali nerusin YeRi couple #plakkkk
    Berhubungun auhtor BENER2 Lenggang TAK ADA KERJAAN.. Y udin diterusin kekeke

    Beuhhh Irawan klpek2? Ra takonnnnnn….

  9. aq yg nglempar qm yank
    piye tto
    ahahahhahaha…

    iyyaa samponyaa rinsoo bok..
    wkwkwkkw….
    kekekeke meneh tho
    aq gg suka kata2 itu thor
    hhhahhahaha

    yaa makasih yy yank
    wah maaf merepotkannnnn

    iyo ra takon..
    bosennnn oq y yank
    wkwkkw

  10. Boleh dah lempar q.. biar nyungsep ke Ka'bah *author berubah sangat islami

    Beuhhhh rinsooo… attack donkkk biar lbh berwarnaaaa gethooo

    author jg sangat berterima kasih karena author bisa mengisi waktu author yang sering kosong, dan ada tanggapan dari pembaca… hiksss *terharuuu

  11. ini baru ceritanya baguuuuusss (soalnya gak bawa2 donghai :p)
    tp beneran bagus kok.. bayangin muka seungri dgn bibir keriting yg mau nangis, trs keinget foto pita yg nangis yg prnh dpajang dsni (lupa d ff yg mana) bahaha.. lucu bangeeett..

    btw, mestinya ada keterangan nih..
    Disponsori oleh : Blackberry Onxy dan Samsung Galaxy 😐

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s