What Should I Do??? [Part 2]

 

Cast :

Kyuhyun Super Junior as him self

Efith Linda Pramono Siwi as Park han Byul

Restya Agung Nugrahanti as Kim Hyun Ra

 

Bwahahaha… seneng juga da yg penasaran ama lanjutan ceritanya…

Hmmm… Makasih reader setiaku semua #author sok

Author masih bingung mau dijadiin berapa part… kayaknya bakalan panjang nie..

Auhtor juga masih bingung ntr endingnya gmn #author geje #dibantai reader

So… dimohon sarannya lewat comment..

Gomawoe… Luv You…

 

 

 

Kyuhyun POV

            Aishhhh… aku benar-benar tidak mengerti jalan pikiranmu Han Byul-ah… kau benar-benar telah berubah. Dulu kau yang selalu datang pertama dan menungguku saat kita akan bertemu. Kau berusaha keras menepati janjimu. Kenapa kau sekarang dengan mudahnya melupakan itu semua!

“Huwaaaaaaaaaaaaaaaa!!!” Yeoja yang sekarang duduk disebelahku itu berkali-kali berteriak melihat setiap adegan di film itu.

“Ya~~ apa kau tidak bisa tenang sedikit!” protesku

“Omo… Mianhae… tapi film ini benar-benar menegangkan! Seharunya kau juga ikut berteriak Kyuhyun-shii…”

Aku hanya terdiam menatap layar besar dihadapanku. Pikiranku tidak fokus. Seharusnya aku menikmati film favoritku ini, tapi aku tidak bisa membohongi hatiku yang masih terasa kesal. Sepanjang 120 menit aku hanya duduk, dan sesekali menutup telingaku saat yeoja disebelahku itu berteriak lagi.

 

Author POV

“Omoo… pilihan filmmu benar-benar daebak Kyuhyun-shii. Apa kau lihat saat aktor itu meloncat dari helikopter.. Omo… “ Ujar Hyun Ra saat mereka keluar dari bioskop.

“Andwee…” Jawab Kyuhyun datar

“Aigooo… jangan-jangan dari tadi kau tidak menontonnya??? Omo… apa kau masih merasa kesal?”

“Itu bukan urusanmu!”

“Aishhhh… jangan berkata seperti itu! Kau yang memaksaku ikut bersamamu! Kau tahu, harusnya sekarang aku sudah berada di kasurku yang empuk!” Hyun Ra bersungut-sungut.

“Ya~~ Salahkan majikanmu. Seharusnya dia yang ada diposisimu sekarang!”

“Kyuhyun-shii! Kau pikir aku pembantunya! Aku ini asistennya! Berhenti memanggilnya majikan!”

“Ya~~ Babo! Pembantu dan asisten itu sama saja!”

“Aishhhh… kau ini benar-benar evil! Terserah kau saja!” Hyun Ra terlihat benar-benar kesal.

“Kruyuuuuukkkkk….”

“Hahahaha… lihatlah perutmu saja protes!” Kyuhyun tertawa mendengar perut Hyun Ra yang berbunyi.

“Aisshhhhh ini semua gara-gara kau Kyuhyun-shii!!!”

“Salah sendiri kau belum makan!”

“Ya~~ ini semua karena kau dan Han Byul unnie! Aku buru-buru kesini untuk menyampaikan pesan dari yeojachingumu itu! Dan kau memaksaku untuk menemani menonton film yang kau sendiri tidak menontonnya! Bagaimana aku bisa makan!”

“Ne… ne… mianhae… baiklah aku akan mentraktirmu makan.” Kyuhyun terlihat tidak tega melihat wajah yeoja dihadapannya itu merah padam menahan amarah.

“Andweee… sebaiknya aku pulang.”

“Ya~~ kau tidak boleh menolak niat baik dari seorang namja sepertiku.”

“Apa kau selalu bersikap kasar pada yeoja Kyuhyun-shii? Pantas saja unnie sering menangis!”

“Aishhhh… jangan bahas yeoja itu lagi. Jebal kita makan.” Lagi-lagi Kyuhyun tidak memperdulikan Hyun Ra yang sudah menampilkan raut wajah penolakan.

 

Hyun Ra POV

“Omo… kenapa aku harus bertemu namja seperti ini! Kenapa aku harus terbelit masalah percintaanya dengan Han Byul Unnie!!! Eottakae!!!”

“Ya~~ kau ingin makan dimana?” Tanya namja itu tanpa menengok ke arahku.

“Igo!” aku menunjuk sebuah foodcourt yang menjual burger.

“Aku pesan Big Burger dengan keju dan mayonise yang banyak sekali! Jangan lupa tambahkan ekstra tomat. Ahhh ya.. aku juga ingin pesan kentang goreng.” Ujarku mantap pada penjual burger itu. Aku tidak memperdulikan muka Kyuhyun yang terlihat kaget mendengar pesananku.

“Kau ini memang monster.” Ujarnya terkekeh

Aku benar-benar kesal dengan perlakuannya yang selalu memaksa itu. Padahal ini baru kedua kalinya kami bertemu. Dan aku bersumpah tidak ingin  bertemu dengan namja evil ini. Aku heran kenapa banyak yeoja yang mengidolakannya.

“Ya~~ apa kau ini tidak bisa tenang? Lihatlah saosnya menempel dimukamu!” Seru Kyuhyun tertawa mengejek. Aku hanya terdiam, melanjutkan suapan burgerku.

“Aigoo… mana ada yeoja sepertimu! Apa kau benar-benar lapar!” lanjutnya.

“Aishhh…. berhentilah mengomentariku! Makanlah punyamu sendiri!” Aku tidak tahan mendengar ucapannya itu.

 

Kyuhyun POV

            “Aigoo… sepertinya yeoja ini benar-benar lapar. Lihat saja dia memakan burger yang bertumpuk itu dengan lahapnya.” Ujarku dalam hati. Aku geli melihat Hyun Ra, yeoja yang duduk dihadapanku ini, sedang sibuk menghabiskan burgernya. Berkali-kali dia melotot ke arahku setiap kali aku mengomentari cara makannya.

“Jadi… sudah berapa lama kau menjadi asistennya?”

“Nugu?”

“Aishhh… tentu saja artis itu!” Aku masih merasa kesal hingga sulit mengucapkan namanya.

“Ya~~ artis itu punya nama!”

“Ne… ne.. ne… Park Han Byul. Kau puas!”

“Hahaha… tentu saja… Aku menjadi asistennya sejak dia debut. Sebenarnya dia adalah kakak kelasku sewaktu SMA dulu. Dia sudah menganggapku sebagai adik kandungnya.”

“Jadi kau satu SMA dengannya?”

“Ne…”

“Jadi kau juga satu SMA denganku?”

“Ne.. tentu saja. Apa aku tidak ingat denganku Kyuhyun-shii?”

“Ahhhh… jeotha! Aku ingat. Kau yeoja yang sering datang ke kelasnya dan pergi kemana-mana berdua?”

“Omo… ingatanmu benar-benar kuat Kyuhyun-shii…”

“Tentu saja… perlu berapa kali aku bilang bahwa otakku ini memang encer!”

“Aishhh… terserah kau saja!” Yeoja itu memalingkan mukanya dan kembali sibuk menghabiskan sepiring kentang goreng.

“Apa kau begitu menyukai unniemu itu sampai-sampai kau menjadi asistennya sekarang?”

“Ya~~ apa maksudmu!”

“Aniya… kau ini jadi seperti penguntit.”

“Aishhh… apa mulutmu itu tidak bisa mengeluarkan kata-kata yang manis! Aku menjadi asistennya agar aku bisa mengumpulkan uang!”

“Mwo?”

“Aku belum mendapat pekerjaan setelah aku lulus, jadi dari pada menjadi pengangguran, aku menerima ajakan unnie untuk menjadi asistennya. Wae? kau mau protes lagi?”

“Ahhh… ara…ara…”

“Aigooo… aku sudah selesai makan. Sebaiknya aku pulang sekarang.” Ujarnya mengelap bibirnya dengan tissue dan membereskan tasnya.

“Ya~~ apa begitu cara seorang yeoja yang sudah ditraktir makan?”

“Wae? Kau yang memaksaku menerima ajakanmu ini. Jadi aku tidak harus berterima kasih.”

“Aishhh… kau ini sama saja dengan majikanmu itu!”

“Terserah kau saja Kyuhyun-shii… Sebaiknya kau segera pulang sebelum ada yang mengenalimu. Aku pergi…” Yeoja itu membungkukkan badannya dan pergi.

Hyun Ra POV

            “Jangan pernah membuat janji jika kau tidak bisa menepatinya unnie! Kau tahu, aku menderita karenamu!” Seruku keesokan harinya saat bertemu Han Byul Unnie.

“Wae? Apa dia marah?”

“Ne… Dia kesal sekali. Dan aku yang menjadi sasarannya! Aishhhh!”

“Omo… mianhae Hyun Ra-ya. Bukan maksudku untuk memanfaatkanmu. Tapi aku tidak tega membatalkan janji secara langsung. Memangnya apa yang dia lakukan padamu?”

“Dia memaksaku menggantikanmu! Jadi aku menonton film bersamanya! Aishhhhhh menyebalkan! Lain kali aku tidak mau ikut campur dengan masalahmu unnie!”

“Hahaha… mianhae.. jeongmal mianhae.. kau memang asisten sekaligus sahabat terbaiku!!!” Han Byul unnie tertawa dan memelukku. Aku hanya bisa menggembungkan mulutku tanda protes.

 

Han Byul POV

            “Ahhhh aku memang benar-benar pengecut…” ujarku dalam hati setiap mengingat Kyuhyun. Aku merasa tidak punya nyali untuk menghubunginya.

“Dreeeeetttt…. Dreeeetttt…”

Aku merasakan sesuatu bergetar di dalam tasku. Aku merogoh ke dalamnya dan mengambil benda yang bergetar itu. Hatiku berdegub saat melihat layar blackberry hitamku.

“Yeobboseo… Kyuhyun oppa?” tanyaku pelan.

“Kukira kau lupa padaku!”

“Aniyaa… mana mungkin aku lupa padamu oppa…”

“…….” Dia diam, tak berkata apapun.

“Mianhae…” ujarku berusaha memecahkan keheningan.

“Aku sudah bosan mendengar kata-kata itu. Asistenmu itu sudah mengucapkannya beribu-ribu kali!” Aku tahu Kyuhyun benar-benar kesal. Suaranya benar-benar ketus.

“Oppa… aku juga baru tahu kalau aku harus ke studio. Kau kira aku sengaja?”

“Mollayo”

“Ya~~ kenapa kau seperti ini! Kau juga sering seperti itu! Sering membatalkan janji kita!”

“Mwo! Jadi kau ingin balas dendam!”

“OPPA!!! Bagaimana kau bisa sepicik itu!”

“Ya~~~ kenapa kau yang jadi emosi! Seharusnya aku yang marah padamu! Sulit sekali meluangkan waktu untuk bertemu! Dan kau tiba-tiba membatalkannya!”

“Sudah kubilang! Aku juga tidak bisa mengendalikannya! Kenapa kau tidak mau mengerti!”

“Dan kau malah mengirim asistenmu padaku! Apa kau begitu pengecut untuk mengatakannya langsung padaku Han Byul-ah!” Suaranya kali ini benar-benar meninggi.

“CUKUP! Kau selalu begini! Kau selalu menyalahkanku!”

“Karena kau memang salah Han Byul-ah!”

“Aku kan sudah mengaku salah! Aku sudah minta maaf padamu! Terserah padamu oppa! Aku capek!” Aku menutup telponku seketika. Aku tidak bisa mengerti jalan pikirannya. Terkadang dia terlihat sayang padaku, tapi dilain waktu, dia seperti menekanku.

“Choi Kyuhyun!!!! Apa sebenarnya maumu!!!!!”

 

Beberapa hari kemudian,

Author POV

“Unnie… aku sudah menyiapkan semua propertimu. Tapi aku tidak bisa menemukan gelang-gelangmu… eottokae???” tanya Hyun Ra terlihat bingung.

“Mwo? Bukankah semuanya sudah ada di dalam mobil tadi? Hmmm… mungkin ada di bawah jok. Apa kau sudah mencari di situ?”

“Ani… baiklah aku akan mencarinya lagi. Mianhae unnie…”

“Kogcongma… tapi kau harus cepat sedikit. Aku harus memakainya. Sebentar lagi syuting dimulai.” Ujar Park Han Byul sambil menyisir rambut panjangnya.

“Arraseo.” Hyun Ra segera pergi meninggalkan ruang make up untuk mencari gelang-gelang Park Han Byul.

Tak lama seorang namja membuka pintu ruangan make up itu dan membuat Park Han Byul terlihat syok.

“Oppa?”

Namja itu hanya diam. Tak peduli dengan Han Byul yang terlihat kaget dengan kedatangannya. Namja itu hanya menatapnya.

“Apa… apa yang membuatmu kemari?” tanya Han Byul

“Wae? aku tidak boleh kesini?” Namja itu perlahan berjalan mendekat dan menarik sebuah kursi, menaruhnya, dan duduk tepat didepan Han Byul.

“Ani… aniya… maksudku.. kau.. kau tidak pernah menemuiku di ruang make sebelumnya.” Han Byul terlihat gugup menerima kedatangan namja yang masih menjadi namjachingunya itu. Kyuhyun hanya diam, mengambil sebuah gelang perak di atas meja rias, dan memainkannya. Han Byul terlihat semakin salah tingkah.

“Oppa… apa kau tidak ada jadwal?” tanya Han Byul berusaha mencairkan suasana.

“Hmmm… tentu saja ada.” Jawab Kyuhyun singkat, masih sibuk dengan gelang peraknya.

“Ya~~ kenapa kau ketus begitu! Kau masih marah???”

“Waeyo? Kenapa aku harus marah?” Kali ini Kyuhyun meletakkan gelang perak di tempat semula dan mengalihkan pandangannya ke arah Han Byul.

“Oppa… jangan bersikap seperti ini. Jika kau marah, kau boleh memarahiku sekarang. Tapi jangan bersikap acuh seperti ini!”

“Ahhhh… aku sedang tidak ingin marah.”

“Mwo? Mwoya? Lalu apa yang kau lakukan disini? Bukankah kau ingin menemuiku dan memarahiku?” Han Byul semakin tidak mengerti jalan pikiran namja yang sekarang tersenyum di depannya.

“Aniyaa… aku kesini tidak ingin menemuimu.” Kyuhyun tersenyum. Para fans sering menyebutnya Evil Smile.

“Mwo? bukan aku? Lalu… lalu… siapa yang ingin kau temui?”

Kyuhyun masih tersenyum menatap Han Byul. Beberapa detik kemudian suara seorang yeoja dengan nafas yang terputus-putus masuk ke dalam ruang make up.

“Omo… ahhhh…. aku… aku menemukannya unnie… aku menemukan gelangmu.” Seru Hyun Ra terbata-bata.

“Aku ingin bertemu dengannya!” Ujar Kyuhyun tenang dan menunjuk Hyun Ra yang masih tertunduk berusaha mengatur nafas. Sepertinya Hyun Ra tidak menyadari kehadiran Kyuhyun.

“Mwo??? Kau… kau ingin bertemu asistenku Hyun Ra?” Han Byul terlihat kaget, lebih kaget daripada saat melihat Kyuhyun datang ke ruang makeupnya.

“Ne… aku ingin bertemu dengan asistenmu.” Kyuhyun berdiri dan menghampiri Hyun Ra.

“Omo… Kyuhyun-shii???” Seru Hyun Ra yang mulai sadar ada namja jangkung yang sekarang berdiri tepat disampingnya.

“Annyeong HyunRa-ya…” Kyuhyun tersenyum menatap HyunRa yang masih terlihat bingung.

“Ahhhh annyeong… Maaf aku mengganggu kalian. Aku… aku akan pergi sekarang.”

“Andwe… aku datang kesini untuk bertemu denganmu.”

“Mwo? Aku?” Hyun Ra secara bergantian menatap Kyuhyun dan Han Byul berusaha mencari jawaban apa yang sebenarnya terjadi. Tapi sepertinya wajah Han Byul pun sama dirinya, masih terlihat bingung dengan kunjungan Kyuhyun.

“Hahahahaha… kenapa wajah kalian seperti orang bodoh? Ya~~ “ Kyuhyun tiba-tiba saja tertawa, membuat kedua yeoja itu menatapnya.

“Kyuhyun-shii… apa sebenarnya maumu?” tanya Hyun Ra

“Aissshhhh… kau ini memang babo… apa kau tidak mendengar kataku tadi? Aku ingin bertemu denganmu.”

“Wae??? kenapa kau ingin bertemu denganku?”

“Sudahlah sebaiknya kau ikut denganku.”

“Andweee… apa kau tidak lihat aku sedang bekerja!”

“Han Byul-ah… bolehkan aku meminjam asistenmu sebentar?” tanya Kyuhyun pada Han Byul.

“Mwo? apa yang sebenarnya kau inginkan? Dia itu asistenku, dan dia sedang bekerja untukku! Kau tidak boleh seenaknya datang dan membawanya pergi!” Seru Han Byul keras.

“Aissshhhh… aku hanya meminjamnya sebentar, lagipula sebentar lagi kau mulai syuting. Jadi kau tidak memerlukannya.” Ujar Kyuhyun tak mau kalah.

“Oppa! Kenapa kau selalu seperti ini! Memaksakan kehendakmu!”

“Sudahlah. Jebal kita pergi sekarang.” Kyuhyun menarik tangan Hyun Ra tanpa memperdulikan Han Byul yang sudah merah padam.

“Ya~~~ Kyuhyun-shii!!! Apa yang kau lakukan!!!” Hyun Ra berkali-kali mencoba melepaskan genggaman tangan Kyuhyun, tapi hasilnya nihil. Dia terlalu kuat untuk Hyun Ra. Terpaksa Hyun Ra mengikuti langkah Kyuhyun. Hyun Ra hanya bisa menatap artisnya itu dengan tatapan meminta maaf.

“OPPA!!! AKU BENCI PADAMU!!!” Han Byul berteriak keras tanpa bisa melakukan apapun. Han Byul hanya bisa melihat asisten dan namjachingunya itu pergi dari hadapannya.

 

Hyun Ra POV

            “Kyuhyun-shii!! Apa yang kau lakukan! Lepaskan aku sekarang!” Seruku meronta, berusaha melepaskan cengkraman namja yang sekarang masih menggenggam pergelangan tanganku dengan erat.

            “Diamlah! Semua orang akan memperhatikan kita jika kau ribut seperti ini!”

            “Ya~~~ aku akan berteriak jika kau tak melepaskan tanganku!” Ancamku

            Sepertinya namja ini bersikeras, tak mempan dengan ancamanku itu. Terpakasa aku menarik nafas dalam-dalam, bersiap untuk berteriak sekencang-kencangnya.

            “HUUW…..”

Tiba-tiba saja tangan Kyuhyun membekap mulutku.

           “Ya~~~ Kau ini benar-benar yeoja gila!” Akhirnya namja itu berhenti dan melepaskan tanganku dengan kasar.

            “Kau yang gila! Menyeret yeoja lemah sepertiku. Apa sebenarnya maumu!”

            “Ikut denganku, aku akan menjelaskannya nanti!”

            “Mwo?? Andwe… aku masih bekerja sekarang!” Aku bersiap-siap membalikkan tubuhku dan pergi dari hadapan namja itu.

            “Aishhhh… !” Lagi-lagi namja itu mendahuluiku dan menghadangku.

            “Kau! Apa kau gila! Apa yang kau inginkan!”

            “Kau harus ikut denganku sekarang… aku ingin meminta bantuanmu…”

            “Bantuan? Apa begini cara seseorang meminta bantuan!” Aku benar-benar emosi dibuatnya.

            “Ara… ara… aku minta maaf. Tapi kau harus ikut denganku sekarang.” Suara namja itu tidak sekeras sebelumnya.

            “Waeyo? Jelaskan dulu padaku sekarang. Baru aku mau ikut denganmu.”

            “Aissshhhhh… ini… ini tentang Han Byul.”

            “Han Byul Eonnie?” Aku makin penasaran dibuatnya. Bukankah dia baru saja bertemu dengannya, jadi apa masalahnya sekarang. Aku benar-benar tidak mengerti.

Bersumbang…

Advertisements

10 thoughts on “What Should I Do??? [Part 2]

  1. hahaha author kerennnn!!

    Kyuhun shiii meminta HyunRa untuk membantunya agar HanByul menjadi bertekuk lutut penasaran dan tidak jual mahal lagi sama Kyuhun..
    lalu setelah itu apa yg terjadi, taraaaaa, si Kyuhun malah meninggalkan HanByul..
    dan si HyunRa merasa dimanfaatkan,pdhal dy jg sudah jatuh hati dengan si Hyuhun..

    hiksss sak’ke ig tapi –__–“

  2. aishhhhhhhh………dugaanq juga sama….pasti hyun ra cuma dimanfaatin buat manas-manasin han byul…..tapi ntr akhirnya kyuhyun malah suka beneran sama hyun ra…..nah lhoo…..hahahha
    dari cuma manfaatin hyun ra ntr kyu lebih tau keseharian hyun ra n sifat2nya….pokoke kyu jd fall in love sama hyun ra….HARUS ITU!!!maksa mode on….wkwkwkwk
    ayo cepat lanjutkan part 3….ayo ayo ayo!!!!!:D

  3. hemmmmm hawa2 motif balas dendam bkal dimulai niie, ckckckck bkal bnyk yg sakit nie klo gni, nah udaa gtu ntr si hanbyul blas dndam jugaa, waaaaaa . .

    ayoooo shin, lanjuut part 3 . .
    ayee waiting . .

  4. persis kek jalan pikiranku..
    namanya kyuhyun pasti mang gak mau kalah *langsung dikejar istri2 kyuhyun* wkwkkwk
    lanjuuutt thor capcuuuss
    udah manteb ne mulai memanas aseeekkk hahah
    bikin angst thor *lirikan tajam dr para istri lagi* wkwkkwk
    udah lah daripada salah ngomong dikroyok ma istri2 kyuhyun ntr hahhaha
    intinya..author daebak yg mempesona ayoo lanjutkannnn hahah

    • Iya kan iya kan… kykna Kyu tu nurutnya cm ama Ommanya doank hahaha..
      Sma yg laennn tetep keukeuh gak mau kalah *mian Kyu author sok tau beud

      Dipikir2 author jg pengen bikin angst.. biar adil gitu.. ga ad yg dapet Kyu *ketawa ala Angel

      Okeyyyy guru akan author lanjtukan…
      Terima kasih mau mampir ke Blog baluuuu author 😀

      Ditunggu FF guru juga ini…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s